pengembaraan yg panjang
penuh gelombang dan badai menghadang
juga jala-jala yg kejam
kadang harus melampaui kepulauan berkarang
jika qt tidak teguh dengan visi qt
walau al-fatihah sudah qt bunyikan 17 kali sehari (minimum)
walau syahadat sudah qt bunyikan 9 kali sehari (minimum)
nyatanya tetap tidak punya arti
tetap saja kesyirikan qt jalani
tetap saja alasan klasik “nenek moyang” ; “adat” ; “kata guru saya” dan sebagainya
padahal:
"dimana saja, kapan saja, minumnya coca cola"
mungkin hanya 2 kali sehari qt dengar
Mengapa itu bisa mewarnai hidup kita???
Mengapa kita jalankan dengan semangat???
Malaksanakan, memegang, dan meminum “coca-cola”???
Mengapa???
Mengapa???
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar