19 Desember 2008

Hidup Penuh Liku

pengembaraan yg panjang

penuh gelombang dan badai menghadang

juga jala-jala yg kejam

kadang harus melampaui kepulauan berkarang

jika qt tidak teguh dengan visi qt

walau al-fatihah sudah qt bunyikan 17 kali sehari (minimum)

walau syahadat sudah qt bunyikan 9 kali sehari (minimum)

nyatanya tetap tidak punya arti

tetap saja kesyirikan qt jalani

tetap saja alasan klasik “nenek moyang” ; “adat” ; “kata guru saya” dan sebagainya

padahal:
"dimana saja, kapan saja, minumnya coca cola"
mungkin hanya 2 kali sehari qt dengar

Mengapa itu bisa mewarnai hidup kita???
Mengapa kita jalankan dengan semangat???
Malaksanakan, memegang, dan meminum “coca-cola”???
Mengapa???
Mengapa???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar